Wisata Nusa Penida

Nusa Penida? Pasti sudah tahu ya dengan pulau yang satu ini, mungkin belum pernah kesana tapi sudah sering mendengarnya bahkan melihatnya di televisi ataupun di berbagai media social mulai dari facebook, youtube apalagi Instagram. Pulau kecil yang bersebelahan dari dengan Lembongan dan Ceningan tapi masih bagian dari provinsi Bali.

Mendengar kata Bali saja kita sudah membayangkan Surga dunia bagaimana mungkin kita tidak mengatakan Nusa Penida tidak indah dan tidak wajib di kunjungi. Nah, aku sekarang mau bahas tentang pulau kecil yang sangat cantik dan menarik ini, Nusa Penida dengan keunikan alamnya tersendiri, mulai dari tebing tebingnya, laut, serta pantai yang sangat indah.

Bagaimana akses ke Nusa Penida

Sangat Mudah, kalo temen-temen sudah di Bali, kalian dapat sampai ke pulau ini dengan menggunakan speed boat sekitar kurang lebih 45 menit dan berbiaya IDR 100.000/orang / way melalui pantai sanur. Disana akan ditemukan beberapa loket pembelian tiket penyebrangan ke Nusa Penida, temen- temen tinggal memilih sesuai keinginan atau kalian dapat membelinya secara online. Perlu dicatat penyebrangan pertama di jam 7 pagi dan penyebrangan balik ke Sanur paling akhir di jam 16.30 WITA. Jadi untuk temen-temen yang memilih one tour dapat memperhitungkan waktu perjalanan / explore penida nantinya. Sesampainya di Nusa Penida ada 2 alternatif yang bisa dipilih untuk explore pulau ini.

Transportasi di Nuda Penida

Dengan menyewa motor

Harga yang ditawarkan bervariasi, tapi rata-rata harga disana IDR 75.000 – 80.000 dengan bahan bakar penuh dan juga jarang disediakan helm. Jadi jangan lupa bawa masker dan topi karena akan sangat panas dan berdebu. 

Dengan ikut tour menggunakan mobil

Harga yang ditawarkan sekitar IDR 500.000 per hari diluar makan dan minum.

Keduanya wajib dicoba, pengalaman dan keseruannya pun berbeda. Kalo yang senang adrenaline, coba deh dengan motor. Saya sudah berapa kali ketempat ini, terakhir kesana hanya berdua dan kita berdua adalah wanita, merasa strong dan energic akhirnya kita memutuskan menggunakan motor dan dan memulai perjalanan, mulai menikmati angin sepoi-sepoi (secara tanpa helm), lanjut berjalan dan semakin jauh semakin kurang kepercayaan diri mengendarai motor dengan medan yang lumayan terjal dan rusak.

Ingat banget itu tujuan ke broken beach, seperti Namanya broken beach, jalannya alamak bener-bener broken. HAHA. Disitu diri ini menjerit butuh pacar Lord!! LOL (tapi jangan salah, broken beach itu kereeeen banget!) akhirnya kita berhenti sekalian makan siang, dan memutar otak gimana caranya sampai ke broken beach, akhirnya pas makan dengan bermodalkan darah bataknya saya memberanikan bertanya kepada salah satu driver yang membawa tamu dan sedang makan siang disana.

Akhirnya kita meminta bantuan dua lelaki/ pemuda setempat untuk menemani perjalanan hari ini. Jadi hari pertama kami tetap dengan motor tapi duduk manis diboncengan (gak bisa manis juga sih secara jalannya rancak bana) dan hari kedua kami memutuskan pakai mobil dengan driver yang kami temui yang sudah membantu kami. Oh iya, kembali lagi ya temen-temen apa yang dicari dan budget yang digunakan.

Tempat wisata di Nusa Penida yang wajib di Kunjungi.

Disini saya akan menjelaskan tempat-tempat hits yang paling sering dikunjungi, sebelumnya temen-temen harus menentukan dulu mau explore Nusa Penida bagian Timur atau Nusa Penida bagian Barat karena untuk explore keduanya tidak cukup hanya sehari, paling tidak dibutuhkan 2 hari untuk bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut, karena bukan hanya kondisi jalan yang ditempuh tetapi tempat wisata yang dituju juga membutuhkan trekking. As usually the good word say “to get something beautiful need more effort” jadi kita harus trekking dan kadang mendaki juga. Jadi siapkan fisik yang prima dan jangan lupa bawa air putih secukupnya. 

Explore Nusa Penida Timur

Raja Lima, Pulau Seribu

Orang-orang menyebutnya Raja ampat versinya Bali, kita akan melihat gugusan beberapa tebing dilautan luas, it’s so beautiful definitely! Kita harus trekking sekitar 15 – 20 menit untuk ke bukit untuk melihat jelas gugusan tebing tersebut. Ada beberapa spot photo yang akan ditemukan disana dan kita perlu membudakan budaya antri untuk berphoto. Siapkan kaki yang kuat untuk kesini guys. Jarak dari dermaga Toya pakeh sekitar kurang lebih 28Km menuju jalur timur.

Rumah Pohon 

Lokasinya masih tidak jauh dari Raja lima, kita bisa menikmati pemandangan laut dan pastinya mengambil poto dengan berlatarkan rumah pohon dan hamparan lautan. Anda juga bisa menginap disana untuk merasakan sensasi menginap yang unik. 

Diamond beach

Pantai Diamond in berlokasi di Banjar Pelilit Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten kelulung dan tidak jauh dari Raja lima dan Rumah pohon, masih berada di Kawasan yang sama. Sebelumnya pantai diamond hanyan bisa dinikmati dari ketinggian, belum bisa dinikmati langsung dengan menginjakkan kaki di bibir pantainya namun sekarang sudah dibuatnya akses ke pantai dengan memotong dinding bukit batu tersebut berupa tangga-tangga kurang lebih 100meter kebawah dilengkapi dengan tali tambang sebagai pebatas untuk pegangan saat turun dan naik.

Saat turun menuju pantai diamond ini, anda perlu hati-hati, pastikan stamina fit dan dengan pakaian yg nyaman, karena anak tangga menuju kebawah tebing sedikit curam. Setelah kurang lebih 30 menit menurun menapaki tangga demi tangga akhirnya perjuangan anda dengan betis yang gemetar terbayar sudah, sebuah pemandangan alam yang indah dan cantik terhampar didepan mata. Semuanya terbayar impas setelah menginjakkan kaki di pasir putih pantai Diamond dengan air laut yang sangat jernih.

Dan satu lagi sebelum beberapa meter sebelum turun ke bibir pantai, anda akan menemukan swing/ ayunan, kalo menurutku sih harus di coba, dorongan pertama, rasanya jantung mau lepas tapi setelahlah mulai menikmati perlahan demi perlahan setiap ayunan mulai dinikmati dan mata mulai terbuka melihat maha karya agung Tuhan didepan mata. Lagi, 1 hal yang membuat betapa bersyukurnya hidup ini. Btw, untuk berayun-ayun di diamond beach ini dikenakan sebesar IDR 150.000, mahal? Pasti! Tapi untuk aku pribadi it’s worth it. 

Harga tiket masuk ke pantai diamond ini IDR. 10.000 per orang , retribusi parkir IDR 5.000/sepeda motor dan IDR 10.000/ mobil. 

Atuh Beach

Pemandangan laut biru serta tebing-tebing tinggi yang mengelilingi pantai Atuh terlihat begitu menakjubkan dan Instagramable . Sanggup menjadikan pantai atuh ini sebagai primadona dan wajib dikunjungi di pulau Nusa Penida. Pantai Atuh ini terletak pada sebuah teluk dan dengan batu berbentuk sedikit kerucut dan berbolong ditengah laut yang menjadi pemandangan yang menbantu kita relax. Jika anda ingin menikmati pantai pasir putih Atuh ini, maka anda harus turun menapaki ratusan anak tangga dengan stamina fit dan ekstra.

Teletubbies Hill

Perjalan tour berikutnya dengan mengunjungi Bukit Teletubbies. Jika anda mendengar Teletubbies tentu akan terbayang bukit hijau yang menjadi serial TV anak. Begitu juga dengan bukit bukit hijau seperti tempurung kelapa yang anda temui di Nusa Penida ini terlihat sangat cantik. Perbukitan ini memang menjadi pilihan lain selain wisata pantai, padang rumput hijau terlihat menawan sehingga layak untuk diabadikan, seperti diketahui wilayah Nusa Penida memang terdiri dari perbukitan tandus, tentunya anda harus memilih waktu yang tepat mengunjungi Kawasan ini, bilamana musim kemarau, Kawasan ini akan tandus dan berwarna coklat.

Explore Nusa Penida Barat

Broken Beach / Objek wisata Pasir Uug

Sebelumnya saya menyisipkan sedikit tentang Broken beach ini. Seriusan jalan menuju Broken beach ini sangat luar biasa, tepatnya explore Nusa Penida jalur barat ini bisa dikatakan prasarananya belum mendukung. Seperti kita ketahui Nusa Penida ini terdiri dari bukit-bukit berkabar jadi kebayangkan jika jalan/akses kesana belum adanya campur tangan pemerintah (alias no aspal). Akses jalan dengan berbatu dan berdebu menjadi tantangan tersendiri bagi yg pengendara terlebih yang menggunakan motor. 

Walaupun demikian, sangat sangat disayangkan bilamana mengunjungi Nusa Penida tapi tidak mengunjungi Broken beach. Salah satu tempat yang favorite untuk ku, ku suka dengan pemandangn bukit dengan lubang raksasa ditengah yang mana air laut masuk melalui lubang raksasa tersebut seolah terjebak dalam suatu tempat. Broken beach / Pasir Uug menjadi spot dan destinasi paling hits untuk Jalur timur. Foto Selfie menjadi aktifitas popular.

Objek wisata Angel’s Billabong

Masih berada di satu lokasi yang sama dengan Broken Beach hanya sisi yang berbeda. Tempat ini berupa cekungan membentuk kolam alami karena pengikisan air laut terhadap Karang. Untuk merasakan sensasi berbeda, anda dapat berendam, sebatas relax dengan air laut yang jernih dan dingin tapi anda perlu memperhatikan gelombang air laut. Jika gelombang sedang tinggi maka akan sangat berbahaya mandi/berendam ditempat ini. Maka dari itu cukup hanya bersantai menikmati pemandangan bukit dengan latar belakang pemandangan laut yang indah. 

Kelingking Beach

Pantai ini sangat terkenal belakangan ini, Pemandangan bukit yang menjorok ke laut menyerupai T-Rex yang spectakuler. Ingin rasanya mengambil photo dari setiap sudut. Ingin rasanya mengabadikan setiap moment, perlu diketahui dari sudut manapun pengambilan photo di Kelingking ini selalu mempesona dan juga siapkan mental dan kaki yang kuat untuk turun ke kebawah ke pantai, pantai dengan pasir putih yang sangat indah dengan ombak yang amazing Kembali lagi membuatmu kehabisan kata-kata akan karya Agung Tuhan. Dan, jangan lewatkan menikmati momen matahari terbenam (sunset) di Kelingking beach ini, bagiku yang pecinta sunset, salah satu tempat yang indah menikmati sunset baik itu bersama temen atau seorang yang special. Sekedar tambahan disekitar kelingking ini ada banyak spot – spot photo yang kekinian dan instagramamble hasil karya tangan manusia yang melengkapi koleksi photo anda.

Pantai Crystal Bay

Pantai dengan pemandangan sunset yang sangat indah dan pantai ini sangat tepat untuk menikmati alam bawah laut baik dengan snorkeling ataupun diving. Dan akses untuk ke pantai Crystal Bay ini sangat mudah dan tentunya tidak memerlukan trekking dan hiking. Disekitar bibir pantai banyak pedagang- pedagang dengan warung kecil yang menawarkan kelapa muda, beer, kopi, teh dan cemilan ringan. Saat itu sausana pantai ini tidak begitu rame dan matahari yang begitu indah perlahan turun di barat dan kami pun melakukan Yoga setelah perjalanan Panjang di jalur Barat Nusa Penida ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *